Tembang Macapat dalam Catatan Santri Tembang Macapat dalam Catatan Santri Rabu, 11 September 2019 "Kita tidak akan pernah mengalami berjalan-jalan di Mojokuto dari ujung ke ujung...
Pernyataan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Belanda (PCINU-Belanda) Terhadap Usulan DPR RI untuk mengubah UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi Pernyataan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Belanda (PCINU-Belanda) Terhadap Usulan DPR RI untuk mengubah UU tentang Komisi Pemberantasan Korupsi Sabtu, 07 September 2019 Press Release Belanda, 7 September 2019 “Sudah lama saya meyakini, perjuangan...
‘Hantu’ Politik Menjelang Pesta Demokrasi di Belanda dan Indonesia ‘Hantu’ Politik Menjelang Pesta Demokrasi di Belanda dan Indonesia Jumat, 09 November 2018 Dalam sebuah percakapan ringan bersama kolega di Belanda, saya pernah mengajukan...
Mencari Beasiswa Magister (S2) di Luar Negeri Mencari Beasiswa Magister (S2) di Luar Negeri Kamis, 14 Jun 2018 Mencari Beasiswa Magister (S2) di Luar Negeri   Oleh: Syahril Siddik, M.A. Wakil...

Visa Schengen
Visa Schengen dari Kedutaan Besar/Konsulat Belanda di Indonesia dapat dipergunakan untuk perjalanan ke seluruh negara Schengen.

Visa Kunjungan Ke Negara Lain
Jika ingin berkunjung ke negara-negara diluar Perjanjian Schengen, seperti AS, Inggris, Switzerland, sebelum meninggalkan Indonesia harus memperoleh visa dari Kedutaan Besar yang bersangkutan di Jakarta, karena tidak dapat dilakukan di Belanda.

Izin Tinggal Sementara (MVV)
Jika anda dalam periode 6 bulan ingin tinggal lebih lama dari 90 hari di Belanda, anda harus mengajukan permohonan MVV terlebih dahulu. Selama proses MVV berlangsung, pemohon tidak akan diberikan visa kunjungan singkat (1-90 hari). MVV dapat diajukan dalam 3 cara :

1. Prosedur melalui kedutaan (permohonan melalui perwakilan diplomatik)
  Yang bersangkutan dapat mengajukan pada Kedutaan Belanda di Indonesia. Kedutaan hanya boleh memproses permohonan dari orang-orang yang tinggal di Indonesia dan Timor Leste.Kedutaan memeriksa kelengkapan dan sesuainya dokumen-dokumen permohonan.Setelah pemohon lulus ujian kemasyarakatan, permohonan dikirim ke Dinas Imigrasi dan Naturalisasi (IND). Sponsor akan dipanggil oleh IND dan diperiksa apakah sponsor memenuhi semua persyaratan yang diminta. Segera setelah IND membuat keputusan, sponsor, yang bersangkutan dan kedutaan akan diberitahuoleh IND. Kedutaan akan menginformasikan yang bersangkutan secara tertulis mengenai keputusan ini. Permohonan dibayar saat pengajuan (lihat: Prosedur dan harga). Seperti inilah suatu permohonan resmi MVV.
2. Melalui advis prosedur (memohon advis kepada Dinas Imigrasi dan Naturalisasi)
  Sponsor di Belanda memulai prosedur untuk mengetahui apakah ia memenuhi semua persyaratan yang diminta untuk pengajuan permohonan MVV. Karena IND memerlukan informasi kondisi hidup dan situasi keuangan dari sponsor di Belanda, maka prosedur hanya dapat dilakukan oleh sponsor di Belanda. Bila sponsor memenuhi persyaratan, IND akan menginformasikan sponsor dan kedutaan bersangkutan, yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan MVV di kedutaan tersebut. Permohonan MVV pemohon akan diperiksa apakah memenuhi semua persyaratan yang diminta, setelah pemohon lulus ujian kemasyarakatan. Untuk memulai prosedur ini tidak ada pembayaran, pada advis positif sponsor diminta untuk membayar.Kira-kira seminggu setelah pembayaran pemohon dapat datang tanpa perjanjian ke kedutaan untuk mengajukan MVV.
3. Melalui prosedur pendek
  Permohonan diajukan oleh perusahaan atau institusi yang mensponsori pemohon ke Belanda. Proses ini dapat diajukan hanya bila perusahaan atau institusi tersebut mempunyai perjanjian dengan IND. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai prosedur ini silahkan menghubungi IND.

 

Info lengkap di: http://indonesia-in.nlembassy.org/organization/bagian-dalam-kedutaan/konsuler/izin-tinggal-sementara-mvv.html

Silaturahmi

Hari ini445
Minggu ini2672
Bulan ini18220
Total384984

PCNU depan kecilMewujudkan (Kembali) Islam Nusantara sebagai Identitas Terbuka
Najib Burhani di KORAN SINDO, 19/01/2017 mengonstruksikan apa yang dia sebut sebagai ”genealogi Islam Nusantara” ke dalam tiga babakan sejarah sebagai berikut: (1) fase ketika Islam Nusantara identik dengan.............  selengkapnya

 

Ubudiyah

Dalil-dalil Tawasul dengan Orang Shalih yang Masih Hidup

Dalil-dalil Tawasul dengan Orang Shalih...

06 Jun 2018

Dewasa ini sering berseliweran di tengah-tengah kita tuduhan “bid’ah aqidah”, yang dialamatkan kepada sejumlah amaliyah umat Islam karena dianggap sebagai praktik di luar ajaran Rasu...

Syariah

Benarkah Nabi Muhammad itu Sesat Sebelum Menjadi Nabi?

Benarkah Nabi Muhammad itu Sesat Sebelum...

10 Agustus 2018

Beredar luas ceramah seorang Ustaz, yang tengah naik daun di kalangan anak muda, yang mengatakan bahwa maulid Nabi Muhammad itu seolah memeringati sesatnya Nabi Muhammad. Karena menurut...

Bahtsul Masail

Hukum Mengqadha, Tetapi Lupa Jumlah Utang Puasa

Hukum Mengqadha, Tetapi Lupa Jumlah Utan...

06 Jun 2018

Assalamu alaikum wr. wb.Redaksi bahtsul masail NU Online. Saya mau bertanya. Saya pernah meninggalkan puasa Ramadhan pada tahun-tahun lalu. Kalau dihitung sejak balig, sudah banyak juga. Saya lup...